Kesbangpol Malaka Sosialisasi Pemilu 2024 bagi Pemilih Pemula SMAN Welaus

  • Bagikan
Timorline.com

Kaban Bernando menegaskan, memilih adalah hak warganegara. Sehingga, sebagai warganegara yang baik harus menggunakan hak pilih secara Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia (LUBER), Jujur dan Adil (Jurdil).

Bagaimana menggunakan hak pilih, kata Kaban Bernando, harus dilakukan tanpa paksaan. “Bapak, mama, om, tanta dan siapa saja dilarang memaksa anak-anak dan adik-adik untuk memilih calon wakil rakyat atas alasan tertentu, misalnya karena dikasih uang atau barang”, tandas Kaban Bernando.

Lebih jauh Kaban Bernando mengingatkan para peserta didik yang hadir untuk tidak memilih karena dikasih uang. “Itu namanya money politic atau politik uang. Politik uang ini dilarang undang-undang. Siapapun yang ketahuan memberi dan menerima uang dapat diproses hukum. Jadi, sebaiknya jangan main-main dengan politik uang”, tandas Kaban Bernando.

Baca Juga :  Pasangan Jack Bouk dan Marius Boko Maju Terus Pilkada Malaka Atau ?

Selain politik uang, Kaban Bernando mengingatkan pula para pendidik dan peserta didik SMA Negeri Welaus menghindari politik identitas. Misalnya karena saya beragama Katolik, jadi saya pilih calon wakil rakyat yang beragama Katolik. Demikian juga kalau karena saya beragama Protestan maka saya pilih calon wakil rakyat yang beragama Protestan.

“Pilihlah calon wakil rakyat yang berkualitas untuk bekerja demi kebaikan masyarakat”, demikian Kaban Bernando.

Kepala Bidang (Kabid) Aplikasi Informatika pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malaka Tarcisius Roman Manek, SSos, MSi selaku narasumber mengingatkan para pendidik dan peserta didik yang hadir untuk tidak menyebarkan berita-berita hoaks atau bohong. Bila ketahuan, dapat diproses secara hukum.

Baca Juga :  Bacawabup Pius Agustinus Bria Resmi Mendaftar di DPC PDIP

Karena itulah Tarcisius meminta para pendidik dan peserta didik yang hadir menggunakan media sosial seperti facebook, youtube, instagram dan tweeter untuk hal-hal positif.

  • Bagikan