Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI Sukses Laksanakan Program Prioritas dan Legacy Tahun 2023

Reporter : Redaksi Editor: Cyriakus Kiik
  • Bagikan
Timorline.com

Jakarta, Timorline.com – Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia telah tuntas melaksanakan sepuluh program prioritas di tahun 2023 ini. Sejalan dengan itu, Badan Litbang dan Diklat ini juga sudah menyelesaikan tiga program legacy yang menjadi tugas dan fungsi kementerian tersebut. Dari data evaluasi pelaksanaan program-program dimaksud, banyak pihak menilai bahwa kementerian yang mengurusi bidang keagamaan di Indonesia itu sukses dalam menyelesaikan program yang melibatkan berbagai kalangan, baik para ASN di internal Kemenag maupun pihak eksternal.

Apa saja kesepuluh program prioritas dan tiga program legacy Balitbang dan Diklat Kemenag RI yang dilaksanakan sejak Januari hingga Desember 2023 ini? Kita simak summary berikut yang disadur dari berbagai laporan kegiatan dan data visual yang dikirimkan ke redaksi media ini sebagai salah satu catatan akhir tahun Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2023.

Sepuluh Program Prioritas

Sepuluh program prioritas Balitbang dan Diklat Kementerian Agama RI tahun 2023 secara singkat diuraikan berikut ini.

1. Pelatihan Penggerak Moderasi Beragama Berbasis Rumah Ibadah

Program prioritas pertama yang dilaksanakan adalah Pelatihan Penggerak Moderasi Beragama Berbasis Rumah Ibadah di 105 Kabupaten dan Kota di seluruh Indonesia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para pengurus rumah ibadah dari semua agama yang ada di Indonesia agar mampu menjadi penggerak moderasi beragama dan dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara professional, dengan sasaran pokok peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang profesional, saleh, moderat, cerdas dan unggul.

Baca Juga :  Hasto Ungkap Jokowi Sempat Utus Menteri Minta Megawati Serahkan Kursi Ketum PDI-P

Tidak kurang dari 2.640 orang tenaga teknis pendidikan di lingkungan Kementerian Agama telah mengikuti program pelatihan ini. Para peserta yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama dari semua denominasi agama yang ada menjadi lulusan dan alumni berwawasan keagamaan moderat yang kompeten dalam menggerakan kehidupan beragama yang moderat di masyarakat.

2. Pelatihan Manajemen Masjid

Program prioritas kedua adalah Pelatihan Manajemen Masjid yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga teknis keagamaan Islam sehingga mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dalam bidang kemasjidan secara profesional dan berkualitas. Sasaran utama program ini adalah meningkatnya kompetensi sumber daya manusia yang profesional, saleh, moderat, cerdas dan unggul dalam hal mengelola masjid, termasuk mushola dan atau langgar.

Sejumlah 3.150 orang dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama yang merupakan tenaga teknis keagamaan telah mengikuti program pelatihan manajemen masjid tersebut. Para peserta ini diharapkan memiliki kompetensi standar yang dipersyaratkan sebagai pengelola masjid yang berwawasan keagamaan Islam yang moderat.

Baca Juga :  Keluhkan Mutu Pendidikan, Warga Kecamatan Landu Leko Minta Paul Henuk Bangun SMA

3. Pelatihan Keluarga Sakinah

Kemenag juga telah melaksanakan kegiatan Pelatihan Keluarga Sakinah sebagai program prioritas ketiga yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga teknis keagamaan sehingga mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dalam bidang pembinaan keluarga sakinah secara profesional dan berkualitas. Pelatihan ini melibatkan tidak kurang dari 1.350 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama.

Sasaran pokok pelatihan keluarga sakinah dimaksud adalah adanya peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang profesional, saleh, moderat, cerdas dan unggul dalam menggerakan masyarakat membangun keluarga masing-masing yang sakinah, mawadah, warrohmah. Indikator keberhasilan pelaksanaan program ini adalah lahirnya sejumlah lulusan atau alumni pelatihan tenaga teknis keluarga sakinah yang memiliki kompetensi standar dalam melaksanakan tugasnya sebagai promotor dan pembina keluarga sakinah.

4. Pelatihan Master Training Moderasi Beragama

Program prioritas berikutnya (keempat) adalah Pelatihan Master Training Moderasi Beragama yang menjadi salah satu ikhtiar Kementerian Agama untuk menguatkan moderasi beragama di seluruh Indonesia yang dilakukan secara massif dan terstruktur. Salah satu bentuk kegiatannya adalah menggelar Training Master Penguatan Moderasi Beragama bagi Pejabat Eselon II, yang dibagi ke dalam beberapa Angkatan.

  • Bagikan