Warga Desa Mbokak Terancam 5 Tahun Pidana Penjara Gegara Tebang Pohon dalam Kawasan Hutan Lindung

Reporter : Rojer Adg Editor: Cyriakus Kiik
  • Bagikan
Timorline.com

Ba’a, Timorline.com – Seorang warga Desa Mbokak Kecamatan Rote Barat Daya berinisial FM ditetapkan sebagai tersangka kasus penebangan pohon dalam kawasan hutan lindung tanpa izin.

Pelaku diduga melanggar Pasal 82 Ayat (1) huruf b Jo pasal 12 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP, sebagaimana berbunyi, “Orang perseorangan yang dengan sengaja melakukan penebangan pohon dalam kawasan hutan tanpa memiliki izin yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf b dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun serta pidana denda paling sedikit Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp 2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah).

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono, SST, MKP saat Jumpa Pers di Polres Rote Ndao, Rabu (22/05/2024) mengatakan, penyidikan kasus tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / A / 2 / V / 2024 / SPKT.SAT RESKRIM/POLRES ROTE NDAO/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR, Tanggal 14 Mei 2024, tentang dugaan tindak pidana “Orang Perorangan yang dengan sengaja melakukan penebangan pohon dalam kawasan hutan tanpa memiliki izin yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang”, Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sp-Sidik / 14 / V / RES.5.6. / 2024 / Reskrim, Tanggal 14 Mei dan Surat Perintah Tugas Penyidikan Nomor : Sp-Gas / 14 / V / RES.5.6. / 2024 / Reskrim, Tanggal 14 Mei.

Baca Juga :  Oknum Kepala SMKN di Belu Dilaporkan ke Polda NTT, Ini Masalahnya
  • Bagikan