Diduga Kuasai Uang Korban dan Kirim Check Kosong, Pengacara AN Dilaporkan Ke Polda NTT

Reporter : Redaksi Editor: Cyriakus Kiik
  • Bagikan
Timorline.com

Kupang, Timorline.com – Diduga menguasai uang korban sebesar Rp1 Miliar selama 7 bulan dan kemudian mengirim Check dan/atau Bilyet Giro BCA Kosong tertanggal 24 April 2024 senilai Rp1,5 Miliar kepada korban Trinotji Damayanti, AN sebagai Pengacara kasus perdata klien almahumah Rebeka Adu Tadak, dilaporkan ke SPKT Polda NTT, Senin (20/05/2024).

Didampingi Melkianus Nona, Korban (Pelapor) Trinotji Damayanti kepada sejumlah awak media menjelaskan, laporan polisi yang dibuatnya di SPKT Polda NTT adalah bentuk perlawanan atas janji-janji pengembalian uang titipan sebesar Rp1 Miliar di salah satu rekening Terlapor berinisial AN, yang hingga kini belum terealisasi.

“Uang sebesar Rp1 Miliar yang saya titip di salah satu rekening Terlapor, yang ditransfer secara bertahap, harusnya sudah dikembalikan Terlapor. Namun faktanya uang tersebut tidak dikembalikan,” terang Trinotji.

Baca Juga :  Catatan dari Pernas ISJN 2024: Komitmen Membumikan Keadilan Sosial

Uang yang dititip tersebut, kata Trinotji, wajib dikembalikan mengingat penanganan kasus perdata almahumah Mama Rebeka Adu Tadak versus Bank Bukopin yang dikawal Terlapor AN dinyatakan kalah di Tingkat Putusan MA di Jakarta.

“Berdasarkan kesepakatan Pelapor dan Terlapor, Uang sebesar Rp1 Miliar yang dititip di salah satu rekening Terlapor hanya bisa dikuasai Terlapor apabila Perkara Perdata Almarhumah Mama saya, Rebeka Adu Tadak dimenangkan Terlapor. Akan tetapi jika kalah maka uang tersebut wajib dikembalikan ke rekening Korban Trinotji Damayanti. Faktanya uang tersebut justru tidak dikembalikan,” kesal Trinotji.

Seiring berjalannya waktu, dan atas sejumlah desakan permintaan baik itu melalui medium WhatsApp, voice note dan telepon cellular juga  desakan permitaan melalui utusan orang (saksi, red), aku Trinotji, Terlapor AN justru mengirim Check dan/atau Bilyet Giro BCA Kosong, tertanggal 24 April 2024 senilai Rp1.5 Miliar

  • Bagikan