Emanuel Bria, Pejuang Bani-Bani yang Semangatnya Menginspirasi

Reporter : Redaksi Editor: Cyriakus Kiik
  • Bagikan
Timorline.com

Oleh: Cyriakus Kiik, Pemimpin Umum Timorline.com

PAGI ini, pukul 09:45 Wita terlihat di handphone saya. Saya sedang siap-siap jemput anak pulang sekolah. Mata masih tertuju pada handphone. Tiba-tiba muncul foto yang ada di tulisan ini. Sesegeranya saya telusuri di beranda beberapa facebooker. Pesannya sama: RIP.

RIP. Rest In Peace, Beristirahatlah Dalam Damai. Inilah ungkapan doa para facebooker. Mereka adalah keluarga dan sahabat kenalan Emanuel Bria. Mereka senada mendoakan Emanuel Bria yang baru saja meninggal dunia. Harapannya agar Emanuel Bria selamat dan bahagia di Surga.

Emanuel Bria adalah sahabat saya. Lama bersahabat dengan dia. Ketika saya masih muda, usia sekolah. Sedangkan Emanuel sudah berkeluarga tapi semangat muda. Masa-masa gembira kami masih terngiang hingga mendapat kabar terakhir kepergian Emanuel Bria untuk selamanya melalui facebook pagi ini.

Baca Juga :  Kaban Kesbangpol Malaka dan Tim Pengawas Pantau Ujian Wawasan Kebangsaan Calon Paskibraka 2024

Saya tidak terlalu mendalami kehidupan pribadi Emanuel Bria yang biasa disapa akrab Eman itu. Tetapi, ada beberapa moment penting dalam pertemanan kami. Tercatat, Eman adalah aparat desa di semua level, mulai dari lingkup keluarga, dusun, desa dan masyarakat.

Di tingkat desa, Eman pernah menjadi Kepala Urusan (Kaur) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam masa kepemimpinan beberapa Kepala Desa. Antara lain pada masa kepemimpinan Kepala Desa Bani-Bani (lama) Yohanes Funan, Kepala Desa Bani-Bani (hasil pemekaran) Pius Dini, Kepala Desa Fatoin Wendelinus Taolin (kini mantan) dan Nursisius Un Naifio (Kades Fatoin saat ini).

  • Bagikan