Tanah Milik Warga Rote Barat-NTT Diserobot, Diduga Ada Penerbitan Sertifikat Baru

Reporter : Rojer Adg Editor: Cyriakus Kiik
  • Bagikan
Timorline.com

“Waktu saya tahu langsung saya pergi hubungi MK. Saya bilang ada ukur bawa dengan tanah milik saya dan MK bilang, oh itu gampang nanti kita koordinasi dengan pertanahan datang ukur kembali untuk kembalikan ke batas semula. Tapi, saya tunggu-tunggu sampai saat ini belum ada kepastian akan ditindak lanjuti permintaan saya,” kata Mesak.

Selanjutnya, menurut Mesak, walaupun dirinya dalam kondisi sakit karena mengalami stroke ringan, dirinya ke BPN Kabupaten Rote Ndao untuk mengadukan persoalan ini. Namun yang dialami dirinya di kantor BPN tidak memuaskan karena seolah-olah keluhannya tidak direspon serius.

“Kami ke pertanahan minggu lalu, tapi disuruh tunggu oleh piket karena katanya petugas ada keluar. Tunggu sampai jam 2 sore kemudian datang satpam dan bilang tunggu petugas masih makan. Sampai jam 3 sore kami dipanggil ke dalam dan ketemu dengan seorang pegawai bernama Taufiq. Karena tidak dapat respon yang memuaskan akhirnya kami pulang,” terang Mesak dengan wajah lesuh.

Baca Juga :  Tahun Baru Hijriyah, Kulik Sejarah Peristiwa Hijrah Nabi Muhammad SAW

Kemudian Mesak kembali memohon kepada MK dan MK berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut namun hingga saat ini dirinya belum mendapatkan kepastian akan diluruskan kembali batas tanah miliknya yang telah diserobot dan telah diterbitkan sertifikat baru atas nama MK.

  • Bagikan