Tanah Milik Warga Rote Barat-NTT Diserobot, Diduga Ada Penerbitan Sertifikat Baru

Reporter : Rojer Adg Editor: Cyriakus Kiik
  • Bagikan
Timorline.com

Ba’a, Timorline.com – Warga Kecamatan Rote Barat Kabupaten Rote Ndao Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku tanahnya yang berukuran 1.450 meter persegi diserobot dan diduga sudah ada penerbitan sertifikat baru atas nama penyerobot berinisial MK.

Sebut saja Mesak, kepada media ini mengatakan, dirinya telah berulang kali meminta MK untuk berkoordinasi dengan pihak ATR/BPN Kabupaten Rote Ndao agar segera meluruskan kembali ukuran tanahnya yang telah diserobot MK yang diduga sudah diterbitkan sertifikat baru atas nama MK dengan bantuan oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rote Ndao.

“Tanah saya ini saya dapat dari almarhum bapak saya Hanok Kay. Bapak saya beli dari almarhum Agustinus Sine pada 2005 dengan ukuran 1.450 M2. Sejauh ini aman-aman saja tapi datang di bulan April 2024, waktu kami ke notaris ketahuan dari aplikasi bahwa tanah saya ada bermasalah karena adanya sertifikat di atas sertifikat,” ungkap Mesak ketika ditemui di kediamannya, Sabtu (01/06/2024) sekira pukul 13.41 WITA.

Baca Juga :  Kristalisasi Perjuangan PDIP

Mesak menuturkan, tanah miliknya yang diserobot MK berbentuk segitiga dan diperkirakan sekira 15 sampai 20 meter persegi.

  • Bagikan