Hary Husin: Pejualan Tiket Kapal Sabuk Nusantara 43 harus di Loket Kantor Pelabuhan Batutua

Reporter : Rojer Adg Editor: Cyriakus Kiik
  • Bagikan
Timorline.com

Ba’a, Timorline.com – Kepala Syahbandar Kelas III Ba’a Hary Wasusman Husin menegaskan, penjualan tiket di dermaga perintis Batutua harus diberlakukan di loket kantor pelabuhan.

Hal ini ditegaskannya menanggapi pemberitaan media ini pekan lalu dengan judul berita, “Masyarakat Keluhkan Sistim Penjualan Tiket Kapal Sabuk Nusantara Di Dermaga Batutua”.

“Saya sudah perintahkan penjualan tiket harus di loket, bukan di area dermaga Batutua. Memang dermaga Batutua adalah dermaga perintis, terkait Kapal Sabuk Nusantara 43, sesuai rute pelayarannya harus singgah di dermaga Batutua. Sementara Kapal Sabuk Nusantara 43 ini pangkalannya di Waingapu. Kami di sini sebagai pengawasan. Hal-hal seperti itu menjadi catatan kami untuk dilaporkan ke pelabuhan induk di Waingapu,” jelas Hary Husin ketika dikonfirmasi di kantornya, Selasa (21/05/2024) siang.

Baca Juga :  Seruduk Kandang PKB, Aroma Transformasi Dalam Bingkai "ITA ESA" Menyebar di Rote Ndao

Lebih lanjut, kata Hary Husin, Kantor pelabuhan Batutua sudah diperbaiki dan sudah bagus pasca ditimpa badai Seroja Tahun 2021 yang lalu, dan seharusnya penjualan tiket diberlakukan di loket agar tertib saat membeli tiket.

Ia juga mengatakan, pemasangan portal yang sudah ada harus diberlakukan agar masyarakat jangan berdesakan masuk, mengingat dermaga perintis Batutua cukup panjang ke dalam area dermaga.

“Saya sudah sering tegur, kantornya sudah diperbaiki, ditata rapi dan sudah bagus, penjualan tiket sudah di loket, ada masyarakat yang kurang paham yang muat komentar di Facebook terkait pemasangan portal, itukan mereka tidak paham, karena pelabuhan itu tidak semua orang bisa masuk terkecuali petugas ,” ujarnya.

Baca Juga :  Keluhkan Mutu Pendidikan, Warga Kecamatan Landu Leko Minta Paul Henuk Bangun SMA

Sementara terkait penerangan yang kurang memadai di dermaga perintis Batutua, Hary mengatakan lampu-lampu tersebut dalam kondisi baik, tapi ada beberapa yang sudah copot dan sudah diganti, namun karena beberapa pekan yang lalu ada hujan angin yang besar sehingga tercopot dan terlepas lagi.

Dikatakannya, lampu-lampu tersebut semua akan dibenahi, akan tetapi masih menunggu cuaca membaik dan akan dicari gantinya di  Jakarta yang mutunya lebih bagus.

” Kemarin penjualan tiketnya sudah diberlakukan di loket, karena 2 jam kapal berlabuh di pelabuhan maka waktunya cukup, terkait isu-isu yang tidak benar saya kira siapa saja boleh berpendapat asal bisa masuk akal, saya berterimakasih kepada media yang sudah memberitakan hal yang positif,” imbuhnya. ***

  • Bagikan