DPRD Rote Ndao Dituduh Korupsi, Paulus Henuk Pertanyakan Nama Mahasiswa Asbun yang Sembunyi Identitas

Reporter : Rojer Adg Editor: Cyriakus Kiik
  • Bagikan
Timorline.com

Ba’a, Timorline.com – DPRD Rote Ndao Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dituduh Korupsi Dana Reses sebagaimana diberitakan sejumlah media dengan menjadikan mahasiswa sebagai narasumber yang diduga asal bunyi (asbun) dan menyembunyikan identitasnya.

Merespon hal itu, Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Paulus Henuk, SH yang dihubungi di Ba’a, ibukota Kabupaten Rote Ndao, Selasa (28/05/2024), menegaskan, tuduhan itu tidak benar alias palsu.

Paulus Henuk mengaku kalau dirinya tidak terima DPRD Rote Ndao dituduh korupsi dana reses Tahun Anggaran (TA) 2021.

“Secara pribadi maupun lembaga merasa difitnah/dirusak nama baik kami atas tuduhan bahwa DPRD tidak melakukan reses pada 2021 dan melakukan korupsi uang reses tahun itu hanya karena ada pandemi Covid-19. Ini logika sesat yang sengaja dibangun orang-orang yang tidak bertanggungjawab”, ungkap Paulus.

Baca Juga :  Bupati Simon Nahak Lantik 36 Pejabat Eselon II, III dan IV Lingkup Pemkab Malaka

Paulus menegaskan, dirinya tidak pernah mengabaikan masa reses untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai pemberi mandat bagi dirinya di DPRD Rote Ndao.

  • Bagikan