Dorong Pemkab Malaka Bentuk LPPL di Perbatasan RI-RDTL, KPID NTT Rencana Ketemu Bupati Simon Nahak

Reporter : Redaksi Editor: Cyriakus Kiik
  • Bagikan
Timorline.com

Betun, Timorline.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malaka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) didorong Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membentuk Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) di Perbatasan Indonesia dengan Timor Leste dan Australia.

Hal ini dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah Indonesia menfilter informasi asing di kawasan perbatasan Indonesia, Timor Leste dan Australia.

Untuk maksud itu, saat ini Tim KPID Propinsi NTT sedang berada di Kabupaten Malaka. Mereka berencana bertemu Bupati Malaka Simon Nahak. Tim ini terdiri dari
Drs Karoberd Marsianus, MPd (Ketua Tim), Korbid Pengembangan Kebijakan dan Sistem Penyiaran Maryo O. Pay Nua, SAB dan Korbid Pengawasan Isi Siaran Yohanes AR.Teme.

Baca Juga :  ETMC XXXII 2023 Wujud Persaudaraan Masyarakat Flobamorata

“Kunjungan kita di Malaka ini untuk memantau pelaksanaan penyiaran perbatasan di Perbatasan NTT dengan Timor Leste dan Australia. Kita dorong pembentukan LPPL di Malaka sebagai daerah perbatasan untuk memfilter atau menyaring informasi asing yang masuk ke Indonesia”, kata Karoberd Marsianus selaku Ketua Tim KPID NTT kepada Timorline.com di Hotel Ramayana, Betun, Senin (20/05/2024) petang.

Selama berada di Malaka terhitung 20-22 Mei 2024, Tim KPID NTT ini akan bertemu Bupati Malaka Simon Nahak, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Malaka, dan TVRI Malaka.

  • Bagikan